resensi lagu 'Cinta dalam Diam'


Lagu 'Cinta dalam Diam' menceritakan tentang kisah nyata seorang pemuda yang menyukai seorang gadis, padahal gadis tersebut ialah temannya sendiri. Namun ia ga pernah mengungkapkan rasa cintanya ke gadis itu secara langsung. Sebenarnya ia bukannya ga berani mengungkapkan hal tersebut kepada gadis itu. Tapi ia hanya ia merasa belum waktunya saja. Namun, meskipun demikian pemuda tersebut tidak hanya diam  saja. Menunggu suatu hidayah datang kepadanya yang menyuruh nya untuk segera menyatakan apa yang ia rasa. Ia sudah pernah mencoba, meskipun kecil-kecilan ia berusaha menunjukkan bahwa ia sayang kepada gadis tersebut. meskipun mungkin itu belum seberapa buat sang gadis.namun pemuda tersebut melakukannya dengan niat yang tulus dan rasa saying yang mendalam kepadanya. Namun tetap saja, yang namanya cinta kalo ga diungkapkan secara langsung ya tetap aja ga terlihat. Pemuda tersebut berpikir, mungkin saja gadis itu juga punya rasa yang sama kepadanya, tapi yang namanya cewek ya ga mungkinlah nyatain duluan. Intinya mungkin mereka berdua saling menunggu. Mungkin juga hanya pemuda tersebut yang mempunyai rasa kepada sang gadis. Itu hanya kemungkinan-kemungkinan yang kita belum mengetahuinya secara pasti. Sang pemuda dan sang gadislah yang lebih tau apa yang ada dalam hati mereka masing-masing. Ya tentunya Tuhan mereka juga mengetahuinya.

Sang pemuda tersebut mulai bertanya-tanya kepada dirinya sendiri. Apakah ia salah menjadi pemuda seperti ini? Yang apabila bertemu dengan sang gadis ia tidak sanggup berkata-kata, walau sekedar menyapa saja? Apakah ia sepengecut itu? Apakah ia sebodoh itu? Apakah ia salah? Tidak bisa seperti teman-temannya yang lain, yang dengan mudahnya mengungkapkan cinta kepada orang yang mereka sukai? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering muncul di kepala sang pemuda itu. Bayangkan saja. Orang yang ga mampu bicara sepatah katapun, walau sekedar bilang hai saja bila bertemu ia tidak bisa. Apalagi untuk mengatakan isi hatinya. Apalagi untuk mengatakan 3 kata keramat yang berasal dari negeri yang mempunyai jam dinding besar di kotanya yaitu kata :

“ I LOVE YOU”

Cinta dalam Diam

Pernahkah engkau merasakan
Cintai seseorang tapi hanya di hati saja
Pernahkah engkau merasakan
Punyai rasa suka tapi tak bisa kau ungkapkan

Pernah kucoba
Untuk menunjukkan bahwa aku sayang padanya
Namun apadayaku
Bila cinta harus dengan ucapan I Love U

Salahkah aku.. bodohkah aku..
Yang tak pernah bisa bicara walau sedetik di dekatmu
Salahkah aku.. bodohkah aku..
Yang tak bisa ungkapkan rasa bila harus bilang I Love U

Sanggupkah hati ini.. bila harus terus seperti ini..
Memendam rasa ini.. sampai nanti ku pergi dan tak kembali..
Kuatkan hati ini.. bila memang harus seperti ini..
Cinta dibatasi kata I love U

Resensi Lagu ‘Awal Cerita’

bait pertama:
‘ingatkah engkau akan rumah itu, tempat bertemu dan memulai cerita’
Rumah yang dimaksud disini adalah asrama mahasiswa kampus c Unair (sekarang asrama putri). Disanalah tempat kami ‘anak2 pbsb’ bertemu pada awal kami memasuki kampus ini. dan disana juga tempat kami mulai merangkai perjuangan-perjuangan, cerita-cerita, hingga sekarang ini. disanalah kami mulai menjalin tali-tali persaudaraan dan persahabatan yang takkan pernah terlupakan.

bait kedua:
‘ingatkah engkau akan patung itu, megah berdiri tempat kita menuntut ilmu’
Patung yang dimaksud disini ialah patung prabu airlangga yang menjadi logo almamater kami saat ini yaitu universitas airlangga. Patung tersebut berdiri dengan megah, memberikan pelajaran kepada kami untuk selalu tegar dalam menghadapi segala masalah selama kami menuntut ilmu maupun di kehidupan sehari-hari.

Awal Cerita



Ingatkah engkau akan rumah itu
Tempat bertemu dan memulai cerita
Ingatkah engkau akan patung itu
Megah berdiri tempat, kita menuntut ilmu

Ingatkah engkau akan jembatan itu
Kuat menopang, setiap jiwa yang menyeberang
Ingatkah engkau akan danau itu
Biru menghampar, mengisyaratkan kedamaian

Sahabatku jangan pernah hilang
Jangan pernah engkau pergi dari kehidupanku
Sahabatku cepatlah kembali
Karena kami selalu disini

Ingatkah engkau akan danau itu
Biru menghampar, mengisyaratkan kedamaian
Ingatkah engkau akan angsa itu
Bersenandung riang dan tersenyum bahagia

Sahabatku jangan pernah hilang
Jangan pernah engkau pergi dari kehidupanku
Dan bila nanti saatnya kan tiba
Aku ingin kau dan aku (selalu) bersama


Share

Yang Indah jadikan ‘hiasan’
Yang Sudah’ jdikan ‘Kenangan’
Yang salah’ jadikan ‘Pelajaran’
Tak mudah mencari yang hilang
Tak mudah mengejar impian
Tapi lebih susahmempertahankan apa yang kita milikisekarang
Memang yang dieram akan menetas
Tapi yang di genggam bias saja terlepas
Jika kita tak dapat memiliki apa yang kita sukai
Maka sukailah apa yang kita miliki
Walau itu sebatas ‘Sahabat”

for u CSS MoRA ku...



Kita senasib seperjuangan...
Menuntut ilmu tuk menggapai cita
Kita disini satu keluArga..
Yang selalu ada di setiap masa..

Saat kau bersedih..
atau kau gembira...
bila kau ada masalah...
kita hadapi bersama...

Satukan langkah kita...
Mari maju bersama..
Hadapi semua masalah..
Dengan bersama-sama

Genggamlah tanganku...
Satukan tekad kita...
Tuk meraih cita.. kita..
CSS MoRA... Tetap Berjaya....

CSS MoRA di Hatiku :)