Jangan Takut Kuliah!

Hmm, berhubung sekarang udah bulan februari, maka ga lama lagi dong pasukan-pasukan kelas 3 SMA/MA bertempur menghadapi Ujian Nasional. Abis itu keluar pengumuman kelulusan, udah jadi alumni deh. Eittt, jangan salah kawan, perjuangan belum selesai sampe situ aja. Tamat SMA/MA bukan berarti belajarnya juga udahan. Tapi, justru setelah itulah pelajaran yang sesungguhnya akan kita terima. Ya, belajar dari hidup! itulah yang harus dihadapi pasca kelulusan SMA/MA.
Masih bingung? Mau kemana setelah lulus? Kuliah? Kerja? Atau hanya menganggur saja? Atau mungkin ada yang mau masuk Akademi? Tenang sobat, bulan-bulan seperti ini memang masa yang membingungkan bagi murid-murid kelas 3. Meskipun tidak sedikit juga yang telah mempunyai pandangan mau kemana ia selanjutnya. Naah, bagi yang masih bingung mau kemana, nih ada sedikit gambaran yang saya ketahui tentang beberapa hal tersebut. Tapi pada kesempatan kali ini penulis hanya akan membahas tentang kuliah. Langsung saja check it out!
Kuliah
Siapa yang mau kuliah? Kamu? Ayo buruan daftar! (hehe). Kebanyakan dari murid-murid kelas 3 pasti ingin melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu kuliah. Entah itu dengan dorongan dan harapan orang tua, atau karena ingin benar-benar menekuni suatu bidang tertentu, atau hanya karena ingin menyabet gelar ‘mahasiswa’. Kuliah mungkin menjadi prioritas utama setelah tamat SMA/MA. Karena memang di masa perkuliahan lah karakter-karakter dewasa dalam diri kita akan muncul. Karena ketika sudah menjadi mahasiswa, kita bukanlah lagi anak kecil yang harus disuapi ketika ingin makan. Tetapi, mahasiswa lah yang mencari makan itu sendiri. Artinya apa? Kita sudah dianggap dewasa, sehingga menuntut diri mahasiswa untuk menjadi pribadi yang mandiri. Di ruang kuliah pun dosen hanya menjelaskan sedikit saja, selebihnya kita lah yang harus mencari, mengkaji, dan mempelajari lebih dalam lagi materi perkuliahannya. Di luar ruang kuliah pun, kita dituntut untuk lebih dewasa dalam menyikapi masalah-masalah yang berada di sekitar kita.
Jadi, kalau jadi mahasiswa nantinya kita harus punya jiwa sosial yang tinggi, peka terhadap lingkungan dan yang ga kalah penting juga yaitu, jiwa kepemimpinan. Makanya dari sekarang yang masih manja, harus mau berubah, karena ga selamanya kita bisa menggantungkan hidup kita dengan orang lain.
Masih bingung? Kuliah di universitas negeri atau swasta? Sudahlah jangan terlalu dipikirkan. Menurut saya sendiri, mahasiswa itu dimana-mana sama. Tergantung pribadinya aja gimana. Kalau mau berusaha dan terus berusaha, tak peduli ia kuliah dimana, Insya Allah sukses kok J.
Terus.. bingung apa lagi? Milih jurusan? Saran penulis ni, pertama tinjau ulang niat kita untuk kuliah, untuk mendapatkan kerja kah? Untuk memenuhi harapan orang tua kah? Untuk sekedar memperoleh gelar sarjana kah? Kalau masih berpikir kuliah untuk mendapatkan kerja, itu mah cerita lama. Sekarang kita harus mulai berpikir untuk menciptakan pekerjaan, bukan untuk mendapatkan pekerjaan. meskipun kelihatannya sulit, namun bila dilakukan dengan usaha sedikit demi sedikit namun kontinyu pasti kelak akan berhasil. Bukankah, tetesan-tetesan air yang lembut bisa melubangi sebuah batu yang keras sekalipun. Terus, kalau untuk memenuhi harapan orang tua, lebih baik dibicarakan juga dengan orang tua terlebih dahulu, bahwa sobat memiliki keinginan dan minat di salah satu bidang tertentu misalnya, sehingga dalam menjalani kuliah nanti nya sobat akan melakukannya dengan ikhlas dan sepenuh hati dan tentunya tidak terpaksa (jangan sampai deh). Rekomendasi penulis juga, ambil lah jurusan yang sobat sukai.
Bicara soal kuliah juga ni. Ada beberapa tipe mahasiswa yang mungkin akan sobat-sobat temukan ketika nanti sudah menjadi mahasiswa. Diantaranya :
-   - Mahasiswa KuPu-KuPu : yaitu mahasiswa yang kerjanya cuma kuliah-pulang-kuliah-pulang. Jadi bisa diperkirakan kalau mahasiswa tipe ini rutenya cuma kampus-kos-kampus-kos aja.
-       -  Mahasiswa KuRa-KuRa : yaitu mahasiswa yang sukanya rapat melulu, rapat melulu. Jadi mahasiswa tipe ini ciri-cirinya aktif organisasi.
-    - Mahasiswa KuWah : yaitu mahasiswa yang hobi dakwah. Biasanya mahasiswa tipe ini aktif di Lembaga Dakwah Kampus (LDK).
-   - Mahasiswa KuPer : eits, jangan salah mengira dulu. Mahasiswa tipe ini bukan mahasiswa yang kurang pergaulan, tapi mahasiswa yang suka merpus (kata lain dari sering ke perpus/perpustakaan).
Sekarang udah tau kan tipe-tipe mahasiswa. Mau jadi tipe yang mana itu kembali ke diri sobat lagi. Jadi jangan takut deh dengan tugas-tugas, presentasi, buat makalah, karena itu merupakan bagian dari siklus hidup mahasiswa. So, enjoy it!
Gimana? Sekarang masih bingung atau udah ga sabar pengen jadi mahasiswa? Ya sudah kalau begitu. Mulai sekarang cari informasi-informasi tentang kuliah. Bisa dari internet, dari guru, dari teman atau Tanya-tanya ke kakak-kakak kelas yang sudah merasakan kuliah. Apalagi sekarang era nya teknologi, makanya harus mulai belajar dari sekarang. Tak ada kata terlambat untuk belajar. So, tunggu apa lagi? Jangan Takut Kuliah! 

1 komentar: