Langit sore tampak cerah. Semburat warna jingga hiasi angkasa, pertanda mentari akan segera kembali ke peraduannya. Dalam hati aku bersyukur, cuaca cerah tidak akan mengganggu perjalanan langit. Semoga selamat sampai tujuan, gumamku.
Akhirnya aku tiba di kosan. Kuhempaskan tasku di atas meja dan kubaringkan tubuhku di atas kasur yg mulai menipis. Lelah. Ketika mata hendak terpejam, kulirik jam dinding menunjukkan pukul 16.55. Celaka! Aku teringat belum sholat ashar. Segera kuambil handuk dan menuju kamar mandi. Kran kuhidupkan dan kurasakan segarnya air yang mengalir. Segera aku mandi dan berwudhu untuk melaksanakan sholat. Selepas sholat, kuistiratkan tubuh sejenak sambil berzikir. Tak lama kemudian aku tertidur.
***
"Allahu Akbar... Allahu Akbar.... "
Suara azan membangunkanku dari tidur. Aku segera bangun dan bersiap untuk sholat berjamaah. Selepas mengaji, kubuka laptopku. Aku teringat bahwa ada revisi yang belum kukerjakan. Kulihat kalender di dinding, angka yang kulingkari semakin mendekat. Ya, aku harus mengejar sidang bulan depan. Kalau tidak, terpaksa harus menambah satu semester lagi, dan tentunya itu tak boleh kulakukan. Teringat bahwa jatah beasiswaku tinggal semester ini saja, dan jika terpaksa harus lanjutpun aku tak yakin punya biaya. Beruntung aku punya partner penelitian yang baik. Dia selalu membantu dan mengajariku ketika ada hal yang tak kupahami. Aku benar-benar bersyukur masih diberi kesempatan bisa berkuliah dengan beasiswa dan bertemu dengan orang-orang yang hebat, serta masih punya orang tua yang selalu mendukung dan menyemangatiku. Demi mereka, aku harus lulus tahun ini! Tekadku dalam hati.
Kubuka lembaran skripsiku. Masih ada beberapa variabel yang harus diuji ulang, dan aku masih kekurangan referensi. Kubuka link jurnal yang dikirim kawanku, setelahn mengetik beberapa kata dan mengklik tombol pencarian, berbagai jenis jurnal yang berhubungan dengan penelitianku muncul. Aku harus memfilternya. Semangat-semangat! Ucapku dalam hati. Tak terasa azan isya pun berkumandang. Kusimpan file-file yang kubutuhkan dan aku bergegas menuju masjid. Panggilan Allah lebih penting dari apapun.
- to be continued...
#challengecomeback30november2020




