# 3 Januari 2013
hari ini beda !!!

-         > Tidur jam setengah 2, biasanya abis subuh

Seperti malam2 yang biasanya, kalo hari libur itu aku ga pernah tidur sebelum jam 12 malam, keseringan malah tidurnya setelah sholat shubuh. Kebiasaan ini seperti sudah mendarah daging di tubuhku, aku juga gatau kenapa, intinya lebih tepat kalo disebut gabisa tidur hehe. Tapi malam ini, didukung dengan kondisi alam diluar yang lagi gerimis, membuatku memilih untuk tidur lebih cepat dari biasanya. Ku lihat jam menunjukkan pukul 01.30 WIB. Akhirnya setelah mencoba untuk tidur, akhirnya aku terlelap.
-         
      >Bangun jam 5 lewat, langsung mandi n sholat shubuh, biasanya abis sholat subuh tidur

Ya pagi ini juga berbeda, terbangun dari tidur singkat. Aku langsung mandi n sholat subuh. Karena faktor sudah mandi, aku jadi ga tidur lagi setelah sholat, tapi ngantuk e masi ada (haha pancet ae). Untuk menghilangkan ngantuk, aku buka lepi n online. Tau2 ada pesan dari mas Ershad, salah satu anggota CSS MoRA UA yang kini sudah jadi dokter muda. Dy minta tolong buat jadi pasien untuk ujian tramed anak PD sem 3. Karena memang hari itu ga ada agenda, selain ke kahuripan. Aku bersedia. Kemudian, mas Er minta tolong nyari teman juga. Tapi setelah ku sms beberapa anak, tapi ga ada yang bisa, coz ada ujian, jadi aku berangkat sendiri. Disuruh datang ke FK jam 7an. Kujawab ‘OK’

Lagu 'Cinta dalam Diam' menceritakan tentang kisah nyata seorang pemuda yang menyukai seorang gadis, padahal gadis tersebut ialah temannya sendiri. Namun ia ga pernah mengungkapkan rasa cintanya ke gadis itu secara langsung. Sebenarnya ia bukannya ga berani mengungkapkan hal tersebut kepada gadis itu. Tapi ia hanya ia merasa belum waktunya saja. Namun, meskipun demikian pemuda tersebut tidak hanya diam  saja. Menunggu suatu hidayah datang kepadanya yang menyuruh nya untuk segera menyatakan apa yang ia rasa. Ia sudah pernah mencoba, meskipun kecil-kecilan ia berusaha menunjukkan bahwa ia sayang kepada gadis tersebut. meskipun mungkin itu belum seberapa buat sang gadis.namun pemuda tersebut melakukannya dengan niat yang tulus dan rasa saying yang mendalam kepadanya. Namun tetap saja, yang namanya cinta kalo ga diungkapkan secara langsung ya tetap aja ga terlihat. Pemuda tersebut berpikir, mungkin saja gadis itu juga punya rasa yang sama kepadanya, tapi yang namanya cewek ya ga mungkinlah nyatain duluan. Intinya mungkin mereka berdua saling menunggu. Mungkin juga hanya pemuda tersebut yang mempunyai rasa kepada sang gadis. Itu hanya kemungkinan-kemungkinan yang kita belum mengetahuinya secara pasti. Sang pemuda dan sang gadislah yang lebih tau apa yang ada dalam hati mereka masing-masing. Ya tentunya Tuhan mereka juga mengetahuinya.

Sang pemuda tersebut mulai bertanya-tanya kepada dirinya sendiri. Apakah ia salah menjadi pemuda seperti ini? Yang apabila bertemu dengan sang gadis ia tidak sanggup berkata-kata, walau sekedar menyapa saja? Apakah ia sepengecut itu? Apakah ia sebodoh itu? Apakah ia salah? Tidak bisa seperti teman-temannya yang lain, yang dengan mudahnya mengungkapkan cinta kepada orang yang mereka sukai? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering muncul di kepala sang pemuda itu. Bayangkan saja. Orang yang ga mampu bicara sepatah katapun, walau sekedar bilang hai saja bila bertemu ia tidak bisa. Apalagi untuk mengatakan isi hatinya. Apalagi untuk mengatakan 3 kata keramat yang berasal dari negeri yang mempunyai jam dinding besar di kotanya yaitu kata :

“ I LOVE YOU”
Pernahkah engkau merasakan
Cintai seseorang tapi hanya di hati saja
Pernahkah engkau merasakan
Punyai rasa suka tapi tak bisa kau ungkapkan

Pernah kucoba
Untuk menunjukkan bahwa aku sayang padanya
Namun apadayaku
Bila cinta harus dengan ucapan I Love U

Salahkah aku.. bodohkah aku..
Yang tak pernah bisa bicara walau sedetik di dekatmu
Salahkah aku.. bodohkah aku..
Yang tak bisa ungkapkan rasa bila harus bilang I Love U

Sanggupkah hati ini.. bila harus terus seperti ini..
Memendam rasa ini.. sampai nanti ku pergi dan tak kembali..
Kuatkan hati ini.. bila memang harus seperti ini..
Cinta dibatasi kata I love U
bait pertama:
‘ingatkah engkau akan rumah itu, tempat bertemu dan memulai cerita’
Rumah yang dimaksud disini adalah asrama mahasiswa kampus c Unair (sekarang asrama putri). Disanalah tempat kami ‘anak2 pbsb’ bertemu pada awal kami memasuki kampus ini. dan disana juga tempat kami mulai merangkai perjuangan-perjuangan, cerita-cerita, hingga sekarang ini. disanalah kami mulai menjalin tali-tali persaudaraan dan persahabatan yang takkan pernah terlupakan.

bait kedua:
‘ingatkah engkau akan patung itu, megah berdiri tempat kita menuntut ilmu’
Patung yang dimaksud disini ialah patung prabu airlangga yang menjadi logo almamater kami saat ini yaitu universitas airlangga. Patung tersebut berdiri dengan megah, memberikan pelajaran kepada kami untuk selalu tegar dalam menghadapi segala masalah selama kami menuntut ilmu maupun di kehidupan sehari-hari.