31 desember 2013
Hari
ini hari terakhir di tahun 2013. Di luar sana udah pada rame. Ada yang nyalain
petasan, ada yang bakar-bakar jagung, pokoknya rame. Apalagi disini ada Car Free Night yang diadain di 3 titik
di Surabaya ini. (terus lo kok gak keluar? Jomblo ya?) (Enak aja, gak ada
hubungannya tauk >_<)
Ya,
aku emang gak keluar sih. Keluar Cuma tadi pas beli makan sambil ngecek situasi
(alibi). Kok jadinya malah curhat sih. Langsung ke inti.
Tahun
Baru? Apa itu tahun baru? Haruskah dirayakan dengan keramaian ini?
Ke
defenisi dulu deh. Baru, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Baru itu artinya
belum pernah ada (dilihat) sebelumnya (sumber:
kbbi.web.id). nah dari defenisi itu dapat disimpulkan kalau tahun baru itu
adalah tahun yang belum pernah ada. Emang iya sih, tahun 2014 itu merupakan
tahun baru, karena sekarang masih 2013. Tapi kalau dipikir-pikir sih sama aja,
toh tahun 2014 juga bulannya masih 12, januari sampe desember gak nambah kok (semua
juga tau kalee). Ya, karena itu ngerayainnya gak perlu berlebihan. Diisi yang
positif-positif aja, kayak nulis gini haha.
Tapi
gak ada salahnya juga sih, kalau ngerayainnya emang dengan tujuan yang baik. Kayak
disini misalnya, ada Car Free Night.
Isinya ada penampilan-penampilan dari komunitas-komunitas yang ada di Surabaya,
terus ada stan-stan budaya juga, terus ada bagi-bagi jagung bakar juga upss
(makanan aja nih pikirannya). Selama itu bertujuan positif sih gak ada
salahnya. Ini menurutku lo ya, kan setiap
orang bebas berpendapat blablabla...
Sebenarnya
tahiun baru gak ada artinya sih kalau gak ada perubahan. Kalau tahun lalu rambut
masih lurus, sekaranga keriting (eh, bukan itu maksudnya). Misalnya kalau tahun
lalu semangat belajarnya rendah, tahun depan harus lebih semangat. Kalau tahun
lalu belum pernah ikut lomba, tahun depan ikutan. Kalau tahun lalu belum punya
pacar, tahun depan punya (eh). Kalau tahun lalu udah punya, tahun depan nikah
(tambah geje). Yang dua terakhir guyon
ya. Intinya di ajang pergantian tahun ini mari kita refleksi diri, evaluasi
apa yang terjadi setahun ke belakang ini. Yang kurang-kurang diperbaiki, yang
lebih-lebih kalau bisa ditambah lagi. Terus kalau ada resolusi yang belum
tercapai di tahun ini, tahun depan berusaha dicapai. Aamiin.
Terakhir,
semoga kita terus menerus memperbaiki diri untuk jadi manusia yang lebih baik
ke depannya. Kalau mau memperingati ya silahkan, kalau enggak juga silahkan. Yang
penting “perubahannya”. Sekian dari saya, selamat “berubah” :)
Henshin! ngilang

