-

Semangat, kerja keras, disiplin, pantang menyerah, persahabatan, percaya, kebersamaan
Speed, Tactic, Power

Ibu

Oh Ibu
Senyummu menjadi semangatku
Do'amu selalu iringi langkahku
Pesanmu akan ku ingat selalu
Tuk menjadi anak yang berguna
Bagimu dan sekelilingku

Oh Ibu
Menyayangiku sepanjang waktu
Tak kenal lelah dan tak pernah mengeluh
Mendidikku hingga ku dewasa
Kini waktuku tuk abdikan diriku
Semuanya untukmu Ibu

Jika ku bisa
Melukis di atas langit
Pasti kan dirimu yang tertulis di sana

Jika ditanya
Siapa yang terhebat
Pasti kan ku jawab itu dirimu

Do'akan selalu anakmu disini
Yang tengah merantau
Untuk membahagiakanmu

Do'aku pun selalu
Ku lantunkan untukmu
Dan terima kasihku
Untukmu Ibu

Ruang untuk pulang

Bedug subuh telah berbunyi
Fajar menyingsing diiringi sahutan ayam
Para perantau mulai beranjak

Tinggalkan tanah kelahiran
Bukan suatu yang mudah
Namun panggilan hati dan semangat diri
Serta teman sejati
Yang membuat kami bertahan disini

Selalu ada ruang untuk pulang
Meski bukan ke rumah sendiri
Rumah memang tidak terganti
Namun rindu ini bisa terobati

Tak selalu tempat pulang itu rumah
Selama kau punya teman
Yang menerimamu apa adanya
Selama itu pula
Kau punya tempat untuk kembali

Hingga mentari tersenyum padaku lagi

Mendung mengepung
Hingga tak terlihat senyumnya mentari
Yang biasa sambut ku
Lalui hari cerahku

Kicauan burungpun tak terdengar
Seolah semua menghilang
Tinggalkanku dalam kesunyian ini
Sepi . . .

Dan bayangan tentang kalian pun hadir
Menari-nari di alam khayalku
Berputar-putar kelilingi ruang pikirku
Sadarkanku
Bahwa ku tak pernah benar-benar sendirian

Raih tanganku sobat
Ku tau ku bisa lalui semua ini
Bersama kalian

Tetap genggang erat tanganku
Temani ku tuk hadapi hidup ini
Hingga mentari tersenyum padaku lagi

Sisi kehidupan

Gemuruh petir mulai bersorakan
Menyambar setiap awan yang kian menitikkan air mata
Mengubah langit menjadi kelam

Tak ada cahaya yang bersinar
Tak terdengar sapaan dari burung yang biasa berkicau
Yang ada hanya angin riuh yang menambah ketakutan jiwa

Mereka berubah
Bukan karena angin yang berhembus
Bukan karena mentari yang mulai terbenam
Namun karena sebuah pilihan

Waktunya nanti akan tiba
Saat semua bertemu di ujung jalan
Yang memisahkan kebaikan dan keburukan
Dan hanya hati nuranilah yang dapat menentukannya

Lyric by DLS

Pertandingan Kehidupan

Kalah dan menang dalam sebuah pertandingan itu sudah biasa. Perasaan senang dan bahagia tentu dirasakan oleh tim yang menang, serta tak dapat dipungkiri bahwa kecewa dan sedih kadang tersirat pada tim yang dikalahkan. Namun, di luar kedua hal tersebut, masih banyak hal yang dapat kita ambil dari suatu pertandingan tersebut.

1. Kalah-menang
Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwasanya dalam setiap pertandingan tentunya tak luput dari kedua hal tersebut. Jika dianalogikan ke kehidupan, anggap saja saat kita menang kita sedang berada di atas. Layaknya suatu pepatah yang menyebutkan bahwa kehidupan ibarat roda, kadang di atas kadang pula di bawah. Ketika kita sedang di bawah (kalah), tak usah terlalu berkecil hati karena roda pasti berputar. Mungkin hari ini kalah, siapa tau besok kita yang menang. Semua sudah diatur.

2.bersyukur vs berbangga
Masih mengenai menang-kalah, yang diibaratkan bak roda kehidupan. Ketika kita sedang dalam posisi menang, kita tak boleh sombong dan takabur. Karena di luar sana masih banyak yang lebih kuat dan tangguh. Senang wajar, asalkan tidak berlebihan. intinya jangan berbangga hanya karena menang sekali dalam suatu pertandingan. Tetap rendah hati dan stay cool. Begitu pula ketika kalah, jangan sedih berlebihan. Karena dengan begitu kita bisa merasakan posisi orang-orang yang di bawah. Di dalam kehidupan, apabila kita sedang berada di bawah, kita diajarkan untuk bersyukur. Bahwa (mungkin) di luar sana masih banyak yang lebih tidak beruntung dari kita.

3. Semangat-kerja keras-friendship
Usaha sekecil apapun pasti akan berdampak. Individu maupu tim yang senantiasa bekerja keras, berlatih siang dan malam, tentunya akan mendapat hasil yang berbeda dengan tim yang masuk kategori newbie dan jarang latihan. Teamwork juga penting dalam sebuah permainan karena kerja sama tim yang baik akan berdampak pada kesuksesan. Jika ketiga hal tersebut sudah dilakukan namun tetap belum berhasil, maka jangan berkecil hati. Selalu ada hikmah di setiap cobaan, selalu ada tangisan di setiap pertandingan. Usaha sebuah tim untuk mencapai kemenangan, jauh lebih penting dari kemenangan itu.

#terima kasih atas kerja sama dan kerja kerasnya, perjalanan kita masih panjang.
#chemistryUA11

Jamrud Khatulistiwa

Ku hirup aroma segar embun pagi
Perjalanan di mulai...

Tugu nol kota Sabang, awal ku berpijak
Lanjutkan pendakian dan nikmati indahnya kawah Ijen

Tak lelah ku selami laut Kalimantan
Dan bermalam di pulau dewata

Kunjungi satwa-satwa di belahan Sulawesi
Kututup perjalanan ini di Jaya Wijaya

Indahnya alam negeriku ini
Kita yang harus menjaganya
Jangan biarkan nafsu duniawi
Menodai indahnya alam kita

Kata orang semua ini, serpihan tanah Surga
Yang tersebar di seluruh nusantara
Titipan Tuhan untuk kita semua
Jaga dan lestarikan untuk penerus kita

“Selalu ada pelajaran di setiap perjalanan”

            Long weekend masuk kategori waktu yang pas buat liburan. Sekedar untuk refreshing dari aktivitas harian yang tiada habisnya. Biasanya buat mahasiswa yang merindukan rumah memanfaatkan long weekend ini untuk pulang kampung, bertemu dengan keluarga dan menikmati masakan rumah yang lama tidak dirasakan. Namun, bagi mahasiswa-mahasiswa yang memiliki jiwa petualang, biasanya menghabiskan waktu untuk liburan bersama. Entah itu ke puncak, pantai, dan lain sebagainya. Hitung-hitung sebagai pengganti kangen bagi yang ga bisa pulang.

            Tentunya kita selaku traveler yang bijak, gak mau dong pelajaran kita hanya menyisakan lelah saja. Kita juga harus mengambil pelajaran dari perjalanan tersebut, karena sejatinya “Selalu ada pelajaran, di setiap perjalanan”. nah, harapannya tentu untuk membuat kita menjadi sosok yang lebih baik lagi. Untuk itu, penulis ingin membagikan sedikit pelajaran yang ia dapat selama perjalanan singkat bersama teman-temannya dua hari ini.

Pertama : Kesabaran
Bagi mahasiswa-mahasiswa yang ingin liburan bareng tentunya harus berangkat sesuai kesepakatan agar bisa menikmati perjalanan dengan baik. Namun terkadang, sangat sulit untuk berangkat tepat waktu, sehingga bagi yang datang duluan harus bersabar menunggu temannya yang belum datang. Lebih baik lagi kalau datangnya tepat waktu semua.
Hal ini juga berlaku ketika kita makan di warung (biasanya tempat makan yang menggunakan menu) di sela-sela perjalanan. Dengan anggota yang tidak sedikit, tentunya kita harus bisa bersabar atau mengalah untuk dapat bagian akhir dan mendahulukan orang lain. Nah, hal ini berhubungan dengan satu ayat alQur’an yang berbunyi “Innallaha ma’as shoobiriin”. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Karena telah bersabar menunggu, dapat bagian terakhir tidak buruk juga. Bisa dapat lebih biasanya. Tapi kalau kehabisan ya lain lagi urusannya. Pesan lagi aja :D

Kedua : Renungan
Melihat gulungan ombak di pantai mengingatkan kita pada tragedi 9 tahun silam di provinsi kelahiran penulis, Aceh. 26 januari 2004 tsunami menyapu bersih sebagian daratan disana. Ketika bebatuan dan karang menabrak kaki, sehingga membuat luka goresan. penulis jadi berpikir, gimana rasanya mereka ya, yang dibawa ombak bukan hanya batu dan karang saja. Tapi motor, mobil, rumah, dan lain-lain. Tak heran banyak korban yang berjatuhan. Semoga amal ibadah mereka di terima di sisi-Nya, Aamiin.

Ketiga : Memahami
Sebenarnya ini tentang koordinasi, bagi mahasiswa yang liburan bareng biasanya memiliki PJ atau penanggung jawab. Namun, tetap saja tidak semua mahasiswa memiliki pemikiran yang sama. Jadi ya harus saling memahami aja biar tidak terjadi masalah. Karena tujuan liburan kan buat senang-senang bareng dan mengurangi masalah. Bukan menambah masalah :D

            Sebenarnya masih banyak sih yang pengen ditulis. Tapi berhubung penulis menulis ini dengan sisa-sisa tenaga kemarin jadi dilanjutkan di lain kesempatan saja. Penulis juga manusia yang butuh istirahat :D . Intinya, setiap orang memiliki perjalanan masing-masing dan setiap dari mereka pasti bisa mengambil pelajaran-pelajaran yang berbeda dari setiap perjalanan masing-masing. Yang jelas bagi penulis setiap liburan bersama itu pasti menyenangkan. Dua hari kemarin juga menyenangkan, semoga sebelum pulang kampung bisa kesana sekali lagi.

            Maret tahun ini ditutup dengan indah. Semoga selanjutnya juga iya. selamat datang April, semoga bersahabat J.


Selamat beristirahat.