Atu Tingok, Indahnya Takengon dan Laut Tawar dari Puncak



Dataran Tinggi Gayo Aceh Tengah, dikenal banyak menyimpan keindahan panorama terutama disekitar Danau Laut Tawar. Dari sekian banyak objek wisata, hanya beberapa saja yang sudah dikenal dan sering dikunjungi. Salah satu yang belum terpublikasi adalah kawasan Atu Tingok, bertempat di Kampung Dedalu Kecamatan Lut Tawar atau sejajar dengan sisi selatan Danau Lut Tawar dan daratan Kota Takengon.
Disebut Atu Tingok karena keberadaan beberapa bongkah batu besar yang teronggok di kawasan Bur Telege (sekarang banyak disebut Bur Gayo dan sempat disebut Bur Peteri Bensu).
Atu Tingok tersebut berada dibagian gunung yang sangat miring dan terjal dengan ukuran sekitar 4 x 3 meter agak menonjol keluar seperti tersangkut saja sehingga bagi pengunjung yang ingin berdiri diatasnya akan merasa was-was, khawatir akan menjadi beban bagi batu tersebut dan terguling ke bawah.
Dari Atu Tingok akan tampak hamparan luas kota Takengon. Bagian kota dari Tan Saril, Bies, Belang Gele di sisi barat lalu sepanjang kawasan tanggul Boom – Mendale Kebayakan persis sejajar dan hamparan Danau kebanggaan rakyat negeri Antara di sisi timur.

Jangan Takut Kuliah!

Hmm, berhubung sekarang udah bulan februari, maka ga lama lagi dong pasukan-pasukan kelas 3 SMA/MA bertempur menghadapi Ujian Nasional. Abis itu keluar pengumuman kelulusan, udah jadi alumni deh. Eittt, jangan salah kawan, perjuangan belum selesai sampe situ aja. Tamat SMA/MA bukan berarti belajarnya juga udahan. Tapi, justru setelah itulah pelajaran yang sesungguhnya akan kita terima. Ya, belajar dari hidup! itulah yang harus dihadapi pasca kelulusan SMA/MA.
Masih bingung? Mau kemana setelah lulus? Kuliah? Kerja? Atau hanya menganggur saja? Atau mungkin ada yang mau masuk Akademi? Tenang sobat, bulan-bulan seperti ini memang masa yang membingungkan bagi murid-murid kelas 3. Meskipun tidak sedikit juga yang telah mempunyai pandangan mau kemana ia selanjutnya. Naah, bagi yang masih bingung mau kemana, nih ada sedikit gambaran yang saya ketahui tentang beberapa hal tersebut. Tapi pada kesempatan kali ini penulis hanya akan membahas tentang kuliah. Langsung saja check it out!
Kuliah
Siapa yang mau kuliah? Kamu? Ayo buruan daftar! (hehe). Kebanyakan dari murid-murid kelas 3 pasti ingin melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu kuliah. Entah itu dengan dorongan dan harapan orang tua, atau karena ingin benar-benar menekuni suatu bidang tertentu, atau hanya karena ingin menyabet gelar ‘mahasiswa’. Kuliah mungkin menjadi prioritas utama setelah tamat SMA/MA. Karena memang di masa perkuliahan lah karakter-karakter dewasa dalam diri kita akan muncul. Karena ketika sudah menjadi mahasiswa, kita bukanlah lagi anak kecil yang harus disuapi ketika ingin makan. Tetapi, mahasiswa lah yang mencari makan itu sendiri. Artinya apa? Kita sudah dianggap dewasa, sehingga menuntut diri mahasiswa untuk menjadi pribadi yang mandiri. Di ruang kuliah pun dosen hanya menjelaskan sedikit saja, selebihnya kita lah yang harus mencari, mengkaji, dan mempelajari lebih dalam lagi materi perkuliahannya. Di luar ruang kuliah pun, kita dituntut untuk lebih dewasa dalam menyikapi masalah-masalah yang berada di sekitar kita.

Menulis! Buat seluruh Santri Indonesia


            Menulis.. hmm.. siapa yang tidak tahu arti menulis? Kebanyakan dari kita mungkin sudah mengetahuinya. Yaa, menulis ialah salah satu cara mengekspresikan isi pikiran kita ke dalam bentuk tulisan. Sebenarnya ada 3 hal yang sangat berkaitan dalam hal tulis-menulis ini. apa saja itu?? Kita akan bahas satu persatu.
1. Berfikir (Thinking)
            Berfikir merupakan salah satu hal yang sangat berkaitan dengan menulis. Mengapa demikian? Karena dari berpikirlah kita dapat menulis sesuatu. Kebanyakan dari orang-orang hebat yang terkenal di seluruh dunia, memiliki pola pikir yang sangat hebat. Sehingga apabila diaplikasikan ke dalam bentuk tulisan yang akan dibaca banyak orang tentunya pemikiran tersebut sangat bermanfaat. Tentunya, pemikiran yang baik-baik loh ya J.
2. Berbicara (Speaking)
            Yang kedua yang sangat berhubungan dengan dunia tulis menulis adalah berbicara. Berbicara merupakan cara yang paling terlihat dalam mengekspresikan tulisan-tulisan kita. Karena apabila seseorang itu menulis, tentunya ia lebih bisa berbicara tentang isi dari tulisannya tersebut. meskipun banyak dari orang-orang yang menulis, sulit untuk mengungkapkan tulisannya karena rasa percaya diri yang kurang mungkin. Begitu juga sebaliknya, banyak juga dari pembicara-pembicara, orator-orator hebat, sulit untuk menuliskan apa yang ia bicarakan, hal ini mungkin disebabkan oleh pemilihan kata dan tata bahasa yang sulit.
3. Menulis (Writing)
            Yaa, yang tak kalah pentingnya juga, menulis itu sendiri. Karena apabila kita sudah memiliki pemikiran yang baik, yang kemudian diaplikasikan dengan cara berpidato, maupun berbicara di tempat-tempat umum, kemudian yang terakhir kita tinggal menuangkan nya dalam bentuk tulisan. Mudah bukan?? Apa yang kita pikirkan, apa yang kita bicarakan, tinggal kita tuliskan.

Kotak Misterius


Kotak Misterius
Sudah sekitar satu hari kotak tersebut berada di dalam lemariku, namun aku belum juga membukanya. Karena aku takut kotak tersebut hanya titipan saja yang sengaja dititipkan padaku tanpa aku mengetahuinya. Namun, sampai sekarang tuan kotak tersebut tetap tak muncul-muncul juga. Sempat penasaran juga sih, soalnya aku merasa mengenal dengan baik tulisan yang ada di luar kotak tersebut. kira-kira bunyinya seperti ini:
“ Setiap orang mempunyai sisi hitam dan putih dalam hidupnya. Tinggal pilih mana yang mau lebih dominan “ (AA)


Paus Biru

menurut para ilmuwan, hewan yang memiliki suara paling keras adalah paus biru (Balaenoptera musculus), yang juga menyandang gelar sebagai hewan terbesar di bumi. Suara paus biru lebih keras daripada suara motor Harley Davidson, bahkan lebih keras daripada suara konser rock yang paling keras, dan juga lebih keras dari ledakan bom. Seberapa keraskah suara paus biru tersebut? suara paus tersebut adalah 188 desibel! angka ini sama dengan satu juta kalisuara mesin jet ( yang mencapai tingkat kekerasan suara 120-130 desibel ). perlu diingat bahwa tingkat kekerasan suara bertambah secara logaritma. ini berarti setiap kenaikan 10 desibel berarti peningkatan intesitas suara hingga 10 kali. Ini adalah salah satu alasan bagi kita semua untuk bersyukur bahwa ikan paus biru tersebut hanya tinggal di laut.., hehe...