Ingatkah kau hai anak muda? Hari apa hari ini? Jika kau terlalu sibuk dengan duniamu, sempatkanlah hari ini untuk mencium tangan ibumu sebelum berangkat kuliah. Ucapkan salam padanya, katakan bahwa kau menyayanginya lebih dari apapun di dunia. Buat kau yang jarang di rumah karena faktor pekerjaan, sempatkanlah untuk pulang meski sekedar untuk membuatkan teh manis dan menemani beliau ngobrol sejenak. Dan jika kau berada ribuan kilometer dari rumah dan tak memungkinkan untuk pulang, sediakanlah sedikit waktu untuk menelpon beliau. Sekedar untuk menanyakan kabar dan obrolan ringan antara ibu dan anak.
Ibu, wanita terhebat dalam hidup. Mereka yang rela berkorban demi anak-anaknya. Mereka yang mempertaruhkan nyawanya untuk membawa kita ke dunia. Mereka yang bersusah payah membawa kita kemanapun selama 9 bulan kita di kandungan. Merekalah wanita terhebat.
Ibu, wanita terbaik yang pernah ada. Bahkan setelah proses antara hidup dan mati ketika melahirkan kita, beliau tetap tersenyum melihat kita yang menangis ketika tiba di dunia seraya berdo'a , semoga kelak kita akan menjadi anak yang berguna dan sukses dunia dan akhirat. Membimbing dan mendidik kita untuk menjadi pribadi yang baik. Mengorbankan malamnya untuk sekedar menenangkan kita yang menangis. Merelakan dirinya lapar melihat kita ingin makan makanannya. Karena bagi mereka kita adalah anugerah terindah yang dititipkan Allah pada mereka. Merekalah yang terbaik.
Banyak hadits Rasulullah yang memuliakan seorang ibu. Bahkan tidak tanggung - tanggung, surga yang notabene merupakan tempat terindah yang dijanjikan Allah kepada mereka yang pantas mendapatkannya, berada di bawah telapak kaki seorang ibu. Betapa Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk selalu memuliakan ibu kita.
Ibu, berapa banyakpun kami berusaha, itu tidak ada apa-apanya dibanding dengan perjuangan dan pengorbanan engkau. Namun, izinkan dan do'akan kami agar senantiasa menjadi anak yang berbakti.
Ibu, seberapa besarpun kami berbuat salah, engkau selalu memiliki pintu maaf yang lebih besar lagi.
Ibu, mungkin sekarang kami hanya bisa mendo'akan engkau usai sholat kami. Namun yakinlah, kami akan menjadi anak yang sukses dan membanggakanmu. Bahkan mungkin ketika kami telah berkeluargapun, rasa ingin membahagiakanmu tak akan pernah hilang, masih sama seperti sekarang.
Ibu, terimakasih untuk segala kebahagiaan yang telah kau beri. Semoga senantiasa bisa menjadi motivasi dan semangat kami dalam menjalani hari. Terimakasih yang tak terhingga untuk cinta kasih yang selalu kau sampaikan. Semoga selalu bisa menjadikan kami orang yang merasa hidup dan selalu menyayangi sesama. Terimakasih tak terbatas untuk semuanya.
Terimakasih Ibu. Selamat Hari Ibu :)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar